
Kota Malang-malangjernih.com
Komitmen MAN 2 Kota Malang dalam mencetak generasi unggul berbasis sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman kembali diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam ajang Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kota Malang 2025. Sebanyak 45 peserta didik mengikuti seleksi yang berlangsung pada 24–25 Juni 2025 secara daring di Laboratorium Komputer MAN 2 Kota Malang.
Menjelang pelaksanaan seleksi, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., hadir langsung memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya menekankan pentingnya target akademik, tetapi juga nilai-nilai moral dan spiritual dalam berkompetisi.
“Anak-anakku, kalian adalah representasi terbaik madrasah di bidang sains. Berkompetisilah dengan niat yang tulus, penuh kejujuran, dan rasa percaya diri. Jangan sekadar mengejar hasil. Ingatlah bahwa setiap proses yang kalian jalani hari ini adalah bagian dari amal intelektual yang insya Allah berpahala,” pesan beliau dengan semangat.
Beliau juga menegaskan bahwa OSN bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana penting untuk menempa karakter dan integritas peserta didik.
“Madrasah akan selalu mendukung ikhtiar kalian dalam meraih prestasi yang bermakna. Jangan lupa, doa dan ikhlas adalah kunci keberhasilan sejati,” tambahnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ali Mukti, M.Pd., menjelaskan bahwa OSN Tingkat Kota ini merupakan tahap seleksi awal untuk menjaring peserta terbaik yang akan melaju ke tingkat provinsi hingga nasional. Sembilan bidang lomba yang diujikan meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Ekonomi, Kebumian, Astronomi, dan Geografi.
Sementara itu, Ketua Olimpiade dan Riset Madrasah, Dra. Hj. Wulaidah, menjelaskan teknis pelaksanaan OSN-K yang berlangsung selama dua hari. Hari pertama (24/6) difokuskan pada bidang Matematika, Informatika, Geografi, Biologi, Ekonomi, dan Astronomi, sementara hari kedua (25/6) meliputi Kimia, Fisika, dan Kebumian. Setiap peserta mengikuti ujian sesuai dengan bidang pilihannya secara daring.
“Kami telah melakukan sinkronisasi sistem seleksi sejak 22–23 Juni, dari pagi hingga tengah malam, demi memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan tanpa kendala teknis. Kami bangga melihat semangat dan ketekunan anak-anak selama pembinaan hingga hari seleksi,” ujar Bu Wulaidah.
Ia juga menambahkan, bahwa semangat dan kerja keras peserta merupakan harapan besar untuk kelanjutan tradisi juara MAN 2 Kota Malang.
“Semoga dari ajang ini lahir generasi sains madrasah yang siap berprestasi di level nasional. Ini bukan hanya soal menang, tetapi tentang mencintai ilmu dan menjadikannya jalan kebaikan,” pungkasnya.
Partisipasi dalam OSN-K ini merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan MAN 2 Kota Malang dalam membina prestasi akademik yang kuat, selaras dengan nilai-nilai Islam, integritas, dan semangat keilmuan. Kepala madrasah berharap, peserta tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga membawa pulang nilai dan pengalaman berharga dalam kehidupan intelektual dan spiritual mereka.
“Mari kita buktikan bahwa madrasah tidak hanya unggul di bidang moral, tetapi juga mampu bersinar di bidang sains. Teruslah berjuang dengan integritas,” tutup Dr. Samsudin.(Rmn)







