Pelantikan Serentak Ranting NU Karangploso, Usung Tema “Umat Berdaya” dan Perkuat Ukhuwah

Kabupaten Malang– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karangploso menggelar Halal Bihalal Akbar sekaligus pelantikan serentak pengurus ranting se-Kecamatan Karangploso, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah serta sejumlah tokoh penting dari tingkat daerah hingga pusat.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Karangploso, Nahdil Khoir, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan acara tersebut. Ia menilai kehadiran jajaran pengurus dan lembaga dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kepengurusan yang baru dilantik.
“Secara singkat kami mengucapkan terima kasih atas semua dukungan, terlebih dengan kehadiran para pengurus dan lembaga PBNU yang kami anggap istimewa. Ini menjadi kebahagiaan bagi pengurus ranting yang hari ini dilantik, sekaligus motivasi untuk terus berkontribusi mengharumkan nama NU, khususnya di Karangploso,” ujar Nahdil Khoir.

Acara tersebut juga dihadiri Katib Aam PBNU KH. Ahmad Said Asrori, perwakilan lembaga pertanian dan perekonomian NU Jawa Timur, serta tokoh lokal termasuk pemilik NK Kafe yang turut memfasilitasi kegiatan.
Mengusung tema “Umat Berdaya”, Nahdil Khoir menekankan pentingnya menjaga ukhuwah sebagai fondasi utama penguatan organisasi. Menurutnya, kondisi masyarakat Karangploso yang heterogen menuntut penguatan Ukhuwah Nahdliyah dan Ukhuwah Islamiyah.
“Ukhuwah Nahdliyah harus kita jaga, karena Karangploso wilayah yang sangat heterogen. Dengan ukhuwah yang kuat, akan tumbuh umat yang kuat, dan dari situ ekonomi masyarakat juga akan berkembang,” jelasnya.
Ia menambahkan, penguatan solidaritas antarwarga NU akan membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif di tingkat akar rumput. Beberapa ranting bahkan telah menjalankan program ekonomi produktif seperti peternakan kambing, hortikultura, serta pengembangan UMKM berbasis pelatihan.
Selain itu, MWCNU Karangploso juga menaruh perhatian pada peningkatan literasi generasi muda. Hal ini sebagai langkah preventif terhadap berbagai persoalan sosial seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga pernikahan dini.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak sembilan ranting dengan total sekitar 280 pengurus resmi dilantik. Sementara itu, jumlah peserta yang hadir dalam rangkaian pelantikan dan pengajian umum diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang.
Panitia mencatat kehadiran berbagai badan otonom NU, di antaranya Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, Pagar Nusa, Pergunu, ISNU, IPNU, dan IPPNU. Acara juga dihadiri Bupati Malang HM Sanusi, jajaran Forkopimcam Karangploso, serta ribuan warga Nahdliyin.
Melalui momentum ini, MWCNU Karangploso berharap mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat berbasis kebersamaan dan nilai-nilai ke-NU-an. (Rmn)
