
Mahasiswa UB Antusias Ikuti I’tikaf Qiyamul Lail dan Waroenk Sahur di Masjid Raden Patah
Malang Raya -Ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya memanfaatkan sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dengan mengikuti kegiatan I’tikaf Qiyamul Lail dan Waroenk Sahur yang digelar di Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya. Kegiatan yang berlangsung pada 10–17 Maret 2026 ini menjadi bagian dari upaya pengurus masjid untuk menghidupkan syiar dakwah sekaligus memfasilitasi sivitas akademika meningkatkan kualitas ibadah di penghujung Ramadan.
Koordinator kegiatan, Aditya Rifan, menjelaskan bahwa program i’tikaf tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi jamaah melaksanakan ibadah malam secara berjamaah, sekaligus mempererat kebersamaan di antara peserta. Selain rangkaian qiyamul lail, panitia juga menyediakan program Waroenk Sahur berupa paket sahur gratis bagi jamaah yang mengikuti kegiatan.
Menurutnya, kegiatan ini dikemas dalam konsep i’tikaf dan qiyamul lail yang dipadukan dengan pembagian sahur gratis. Tujuannya tidak hanya untuk memperkuat syiar dakwah di sepuluh hari terakhir Ramadan, tetapi juga mengajak jamaah menghidupkan malam-malam tersebut dengan berbagai amalan ibadah.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta di area masjid. Jamaah laki-laki melakukan pendaftaran melalui pintu selatan masjid yang berada di sisi dekat Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), sementara jamaah perempuan melalui pintu halaman timur. Setelah mengisi data diri seperti nama dan fakultas serta menandatangani daftar hadir, peserta akan menerima kupon yang dapat ditukarkan dengan paket sahur gratis.
Selain itu, peserta juga diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp Jamaah I’tikaf 2026 melalui pemindaian kode QR yang telah disediakan. Grup tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai informasi terkait jadwal kegiatan hingga pembagian sahur.
Rangkaian ibadah dimulai pada dini hari dengan pelaksanaan salat tahajud berjamaah sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WIB sebanyak delapan rakaat. Setelah itu, peserta dapat menukarkan kupon untuk mendapatkan paket sahur gratis yang telah disiapkan panitia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah sebelum para jamaah kembali melanjutkan aktivitas masing-masing.
Salah satu peserta i’tikaf dari Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB, Rizqi Fahruddien, menilai kegiatan tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari mahasiswa. Ia menyebut kegiatan i’tikaf ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan ibadah sekaligus mempererat hubungan antarjamaah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan dengan harapan dapat meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Rizqi menambahkan, antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Setiap malam jumlah peserta yang hadir berkisar antara 100 hingga 200 orang. Bahkan, kegiatan tersebut juga diikuti oleh mahasiswa internasional yang turut meramaikan suasana ibadah di masjid.
Ia berharap kegiatan i’tikaf di Masjid Raden Patah dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang semakin berkembang. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyusunan panduan ibadah yang lebih rinci agar peserta dapat lebih siap mengikuti rangkaian qiyamul lail.
Sementara itu, Aditya Rifan menilai meningkatnya jumlah peserta tahun ini menunjukkan tingginya minat generasi muda dalam memakmurkan masjid. Ia berharap Masjid Raden Patah UB dapat terus menjadi tempat ibadah yang nyaman sekaligus ruang berkumpul bagi mahasiswa dalam berbagai kegiatan keagamaan. (Rmn)







