Peremajaan Kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Dorong Peran Besar Kaum Muda

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, menegaskan pentingnya peremajaan kader dalam struktur partai sebagai langkah strategis menghadapi dinamika politik ke depan. Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Sabtu (25/4/2026).

Menurut Didik, restrukturisasi organisasi partai merupakan agenda rutin lima tahunan yang kini harus menyesuaikan dengan aturan terbaru, yakni Peraturan DPP PDI Perjuangan Nomor 1 Tahun 2026. Regulasi tersebut mengatur komposisi kepengurusan di tingkat PAC berdasarkan jumlah desa atau kelurahan di tiap kecamatan.

Ia menjelaskan, untuk kecamatan dengan jumlah desa di bawah 10, kepengurusan PAC ditetapkan sebanyak tujuh orang. Sementara wilayah dengan 10 hingga 15 desa diisi sembilan pengurus, dan kecamatan dengan lebih dari 15 desa memiliki 11 pengurus PAC. Meski demikian, kewenangan struktur di tingkat PAC tetap berada di bawah koordinasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Selain penyesuaian struktur, Didik juga menekankan pentingnya kesiapan kader dalam membaca arah politik ke depan. Ia mengingatkan bahwa tantangan politik akan terus berkembang dan perlu diantisipasi sejak dini oleh seluruh kader partai.

Lebih lanjut, Didik menyoroti kebutuhan regenerasi kepemimpinan di tubuh partai. Ia memprediksi, pada periode 2029 hingga 2030, sejumlah kader senior akan mulai berkurang dalam struktur kepengurusan.

“Kondisi ini menuntut adanya ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam politik sejak sekarang,” ujarnya.

Didik menargetkan keterlibatan generasi muda, khususnya Gen Z, dapat mencapai 40 hingga 50 persen dalam struktur kepengurusan partai ke depan. Keterlibatan ini diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga aktif turun ke masyarakat.

Menurutnya, kader muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan partai kepada publik, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029.

“Kerja-kerja politik harus mulai dipersiapkan dari sekarang, termasuk memastikan kader muda mampu beradaptasi dan menjadi ujung tombak partai di lapangan,” tegasnya.(Rmn)