
Kota Malang – Malangjernih.com
Kabar membanggakan datang dari panggung internasional. Delegasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Korea Youth Summit (KYS) 2025 yang digelar oleh Youth Break the Boundaries (YBB) Foundation di Hotel Marina Bay, Seoul, Korea Selatan.
Tiga penghargaan yang berhasil diraih adalah Best Content Creator Award, Best Male Costume, dan Best Female Costume. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan madrasah, tetapi juga memperkuat posisi madrasah sebagai institusi pendidikan yang mampu bersaing di level global.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. Dalam keterangannya di ruang kerja madrasah, beliau menyatakan rasa bangga dan syukur mendalam atas keberhasilan para delegasi yang telah membawa nama baik madrasah dan Indonesia di forum pemuda internasional.
“Alhamdulillah, ini merupakan prestasi yang luar biasa. Para delegasi telah menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki kemampuan, karakter, dan potensi global. Mereka tidak hanya mewakili MAN 2 Kota Malang, tetapi juga menjadi wajah generasi muda Indonesia di dunia internasional,” ungkapnya.
Dr. Samsudin menegaskan bahwa madrasah akan terus berkomitmen mendukung program-program internasional yang mendorong pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan bahasa dan lintas budaya bagi para siswa.
“Kami terus dorong program unggulan seperti MADU MANJA (MAN Dua Kota Malang Menjelajah Dunia), agar lebih banyak peserta didik berkesempatan mengikuti kegiatan internasional dan menambah pengalaman global yang bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Language Development Center (LDC) sekaligus Penanggung Jawab Delegasi, H. Ahmad Thohir, M.Pd., M.Ed. (akrab disapa Mr. Yoga), menyampaikan bahwa penghargaan Best Content Creator diraih berkat kreativitas siswa dalam membuat konten edukatif dan inspiratif yang mempromosikan nilai budaya dan semangat kolaboratif. Sedangkan penghargaan Best Costume diberikan karena penampilan busana khas nusantara yang elegan dan memukau peserta serta juri internasional.
“Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa madrasah bisa bicara di forum dunia. Harapannya, ke depan semakin banyak siswa MAN 2 Kota Malang yang bisa tampil di panggung global melalui program-program inovatif madrasah,” kata Mr. Yoga.
Ajang Korea Youth Summit 2025 bukan sekadar forum pertukaran budaya, tetapi juga menjadi wadah penguatan karakter, diplomasi pemuda, dan kontribusi nyata dalam memperkenalkan Indonesia ke dunia.
Dr. Samsudin menutup keterangannya dengan harapan besar
“Prestasi ini adalah awal dari perjalanan panjang. Kami ingin peserta didik MAN 2 Kota Malang terus melangkah lebih jauh, membawa nilai-nilai luhur madrasah, serta menjadi generasi unggul yang siap menyambut tantangan global dengan akhlak dan integritas.”
MAN 2 Kota Malang kembali membuktikan bahwa madrasah bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan generasi global yang unggul dalam prestasi, budaya, dan karakter. (Rmn)







